.

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Advert

4/13/2012

setting modem smart dan aha di ubuntu

hanya pingen share cara setting modem smart dan aha di ubuntu dengan cara yang lebih simple dan ga pake ribet (khusus ubuntu lucid dan maverick), sesuai dengan pengalaman ane...

Langsung aja y gan..

Pertama tama pastikan modem dah di colokin dan pastikan bahwa aplikasi wvdial sudah terinstall di system, kalo belum terinstall, langsung aja install dengan mengetikkan
Code:
sudo apt-get install wvdial
di terminal, setelah wvdial terinstall maka lanjut ke langkah berikut:

- Buka terminal dan ketik code seperti dibawah ini (untuk melihat apakah modem sudah terdeteksi atau belum)
Code:
eject /dev/sr1
press ENTER
lalu ketik lagi
Code:
lsusb
press ENTER => maka akan terlihat hasilnya seperti dibawah ini
Code:
Bus 005 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 004 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 003 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 002 Device 003: ID 201e:2009  
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 001 Device 004: ID 0bda:0158 Realtek Semiconductor Corp. Mass Storage Device
Bus 001 Device 003: ID 04f2:b071 Chicony Electronics Co., Ltd 2.0M UVC Webcam / CNF7129
Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Nah liat gan baris seperti ini dari kode di atas
Code:
Bus 002 Device 003: ID 201e:2009
, itu artinya bahwa modem sudah terdeteksi gan...

Langkah berikutnya mengedit wvdial.conf. Caranya ketik di terminal
Code:
sudo gedit /etc/wvdial.conf
press ENTER, maka akan terbuka jendela gedit. Copy-paste kode di bawah ini ke jendela yang terbuka tadi.

Kalo agan pake modem SMART copas kode berikut ini:
Code:
[Dialer Defaults]
Init = ATZ
Init = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1; &D2; +FCLASS=0
Modem Type = USB Modem
Baud = 921600
Modem = /dev/ttyUSB0
Phone = #777
Username = smart
Password = smart
New PPPD = yes
Stupid Mode = 1
Kalo yang pake modem AHA copas kode ini
Code:
[Dialer Defaults]
Init = ATZ
Init = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1; &D2; +FCLASS=0
Modem Type = USB Modem
Baud = 921600
Modem = /dev/ttyUSB0
Phone = #777
Username = aha@aha.co.id
Password = aha
New PPPD = yes
Stupid Mode = 1
Setelah itu simpan [CTRL + S] dan tutup [CTRL +Q].

Langkah selanjutnya, agan balik lagi ke window terminal dan connect modem agan dengan mengetik
Code:
sudo wvdial
press ENTER
maka hasilnya akan terlihat seperti di bawah ini:



Kalo dah seperti ini, itu artinya modem agan sudah terkonek, tetapi perlu di ingat bahwa selama agan memakai koneksi internet, terminalny jangan di tutup (minimize aja). Kalo dah selesai internetan maka untuk men-disconnect cukup dengan menekan kombinasi CTRL + c di terminal...


-UPDATE #2-

Oya gan ane mau tambahin lagi kebetulan ane bulan lalu baru beli modem EVDO merk SPEED UP SU-7000 yang bisa semua kartu CDMA, dan ternyata cara untuk connect-nya agak sedikit berbeda dengan yang ane buat pertama perbedaannya hanya ada di modprobe, kalo tutor yang awal ga perlu pake modprobe tapi kalo modem speed up harus pake modprobe..

Ini contoh hasil lsusb speed up...
Quote:
Bus 003 Device 003: ID 1e0e:ce28 Qualcomm / Option
Bus 003 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 002 Device 003: ID 0518:0001 EzKEY Corp. USB to PS2 Adaptor v1.09
Bus 002 Device 002: ID 0e8f:0016 GreenAsia Inc. 4 port HUB
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0001 Linux Foundation 1.1 root hub
Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
nah code
Code:
Bus 003 Device 003: ID 1e0e:ce28 Qualcomm / Option
menandakan bahwa modem terdeteksi.
Sekarang aktivkan modprobenya dengan mengetik
Code:
sudo modprobe usbserial vendor=0x1e0e product=0xce28
Perhatikan string vendor dan product nya gan, sesuaikan dengan punya agan. Setelah itu, untuk membuat modprobe berjalan pada setiap startup maka agan perlu memasukkan setting modprobe diatas dengan cara ketik di terminal
Code:
sudo gedit /etc/modules
Setelah window gedit terbuka, agan tinggal memasukkan setting modprobe agan tadi ke akhir kode dari /etc/modules, dalam kasus ane, ane tambahin code
Code:
modprobe usbserial vendor=0x1e0e product=0xce28
ke /etc/modules..

Jadi sekarang agan udah bisa pake tuh modem (Speed Up SU-7000)..

-UPDATE #3-

Driver Modem Huawei Mobile Partner untuk Ubuntu (Tested and Working) by agan minehp ==> link driver IDWS agan minehp sudah dead, ini ane kasi link yang baru mobile partner
Cara meng-install drivernya lihat di bawah
Spoiler for mobile partner installation:

1. Extract file MobilePartner.tar.gz
2. Buka terminal dan masuk ke directory yang barusan di extract, misalnya kalo agan extract filenya di Folder Downloads, maka agan ketik cd /home/[username]/Downloads/MobilePartner
3. setelah itu ketikkan bash install
4. Reboot

Kalo modem agan mmg kompatible dengan Mobile Partner maka setiap agan colok modem agan maka software akan otomatis terbuka.
Untuk meng-uninstall ketik "/usr/local/Safaricom_Broadband"/UninstallMobilePartner

4/10/2012

Sejarah majalah


Sejarah majalah
Meskipun pada masa Cina kuno pernah diterbitkan sesuatu yang menyerupai majalah, majalah yang kita kenal saat ini baru ada setelah ditemukannya mesin cetak di Barat. Mula-mula mesin cetak digunakan untuk membuat pamflet, selebaran, buku cerita, dan kalender.
Kemudian secara bertahap mesin cetak digunakan untuk mencetak terbitan reguler dengan mengumpulkan berbagai macam bahan yang ditujukan untuk menyuarakan kepentingan masing-masing. Majalah yang paling awal adalah Erbauliche Monaths – Unterredungen (1663 – 1668) diterbitkan oelh Johann Rist, seorang teolog dan penyair dari Hamburg,Jerman.
Dalam bentuk jurnal pendidikan, ringkasan buku-buku baru yang terkenal mulai disampaikan, namun tidak menyangkut buku-buku tentang kesusastraan. Bentukan iklan buku dikenalkan sejak tahun 1650, berupa feature yang muncul secara reguler dan kadang diberi ulasan. Katalog-katalog reguler terbit, seperti Mercurius Librarius atau A Catalogue of Books (1668-1670). Tetapi, selama abad 17 terbitan semacam itu rata-rata berumur pendek.
Jenis majalah yang lebih ringan isinya, atau berkala hiburan, pertama kali terbit pada 1672, yaitu Le Mercure Galant, didirikan oleh seorang penulis, Jean Donneau de Vice. Isinya: kisah-kisah kehidupan, anekdot, dan mutiara hikmah.

Di Inggris, perkembangan majalah ditandai dengan keadaan masyarakat yang kemampuan melek hurufnya telah meningkat ditambah menggejalanya kesadaran masyarakat akan hal-hal baru. Majalah memberi kebutuhan akan hal itu dan menapakkan kemapanan oleh karenanya. Yang lebih khusus lagi, di Inggris, kemapanan penerbitan majalah dipengaruhi oleh tiga essay periodicals, yang ditulis: Daniel Defoe’s the Reviews (1704 -1713); Sir Richard Steele’s the Tatler (1709 – 1711), dan Joseph Addison’s the Spectator (1711 – 1712).
Di awal terbitannya, berbagai majalah didesain hanya untuk kalangan terbatas. Penerbitnya lebih suka disebut pengelola”quality” magazines. Sejak 1830-an, bermunculan majalah-majalah berharga murah, yang ditujukan kepada publik yang lebih luas.
Awalnya berbagai majalah ini menyajikan mater-materi yang bersifat meningkatkan, mencerahkan, dan menghibur keluarga. Tapi, pada akhir abad 18 berkembang majalah-majalah populer yang semata-mata menyajikan hiburan. Di Inggris, Charles Knight menjadi pelopor majalah jenis baru ini. Ia menerbitkan mingguan Penny Magazine (1832 – 1846) dan Penny Cyclopedia (1833 – 1858).
Di samping majalah populer, muncul pula berbagai penerbitan majalah serially yang dipenuhi dengan gambar-gambar ilustrasi. Di AS, sampai tahun 1850, perkembangan itu tidak ditemukan. Yang tercatat mengmbangkan penerbitan berskala nasional jangkauan oplahnya yaitu Saturday Evening Post (1821 – 1869) dan Youth Companion (1827 – 1929).
Pada seperempat akhir abad 19, penerbitan majalah mengalami peningkatan pasar. Masyarakat mendapat limpahan informasi dan hiburan. George Newness menyalurkan hobinya yang berawal dari kesukaannya menggunting paragraf-paragraf, pada 1881, dengan menerbitkan Tit-Bits yang terbit secara periodik, dan menyebar secara meluasmelintasi batas negara. Hal tersebut diikuti oleh the Strand yang menjadi populer karena kisah-kisah Sherlock Holmes karya Sir Arthur Conan Doyle.
Di AS, booming penerbitan majalah terjadi setelah ekspansi besar-besaran pasca-perang sipil, juga berkat meningkatnya kecepatan pengiriman majalah lewat pos (1879). Dengan tujuan meningkatkan sirkulasi, munculah majalah-majalah yang mematok harga tinggi. Akhirnya terjadi kesenjangan antara majalah mahal dengan majalah murah.
Peningkatan sirkulasi ini membawa efek awal tertentu bagi penerbitan majalah, yakni iklan. Hal tersebut menekan biaya produksi. Praktik ini kemudian menjadi pola umum bagi dunia penerbitan selanjutnya. Teknologi pun berperan dalam meningkatkan biaya produksi.
Iklan, pada awalnya ditentang berbagai majalah. Di Inggris, ketika pajak iklan diturunkan, pada 1853, berbagai pengelola majalah di antaranya memasang argumen “tugas dari suatu jurnal yang mandiri adalah melindungi sejauh mungkin untuk mudah percaya, meyakini, dan tak waspada pada kepintaran tersembunyi pemasang iklan.”
Di Amerika, hal yang sama terjadi. Harper’s misalnya, memasang aturan ketat untuk para pengiklan sampai tahun 1880-an. Reader’s Digest, dengan sirkulasi raksasanya baru mengizinkan iklan masuk pada 1955.
Akan tetapi, saat ini, iklan sudah menjadi tenaga industri media. Penerbitan majalah, sebagian besarnya, termasuk medium yang didorong oleh iklan.
Perkembangan kehidupan yang memola waktu masyarakat semakin cepat serta teknologi cetak abad 20 yang telah mengirimkan limpahan informasi telah mendorong tumbuhnya penerbitan majalah yang ringkas, padat, dan pendek sajiannya. Yang pertama melihat hal itu adalah majalah berita Amerika Time yang diterbitkan pada 1923 oleh Briton Hadden dan Henry Luce.
Time sebenarnya merupakan pekerjaan Pathfinder (1894 – 1954), yang secara mingguan menulis ulang berbagai berita untuk penduduk pedesaan. Ia menjiplak model majalah Digests dan majalah saku. Tetapi, Time adalah yang pertama menyajikan secara ringkas dan sistematis segala berita di seluruh dunia.
Pada 1928, Time menanjak secara pasti disebabkan gaya pemberitaan yang mampu menampilkan kritik berdasar dua nilai demokratis: menolak otoritas dan memuja kesuksesan. Sajian beritanya dikemas dalam kalimat-kalimat ringkas, teliti, dan akurat, serta referensial. Pada 1930, Time membangun organisasi pemberitaan tersendiri untuk memperkuat ketersediaan informasinya.
Mengikuti langkah Time, Business Week (berdiri pada 1929), United State News (1933), dan Newsweek (1933) muncul. Selain majalah berita, ada pula majalah berjenis majalah saku, majalah khusus, majalah ilmiah, majalah kebudayaan, majalah kesusastraan.
Sejak awal, majalah telah berupaya mengembangkan kekhususan dalam isi yang dikandungnya. Hal ini akhirnya berpengaruh kepada bagaimana tampilan majalah itu sendiri. Majalah berita berusaha memberikan kesan serius dalam tampilannya. Alhasil, majalah berita-pun terlihat tegas. Berbeda dengan majalah kesusastraan yang berusaha menampilkan keindahan khas sastrawan. Dan tentu saja berbeda dengan majalah pria dengan tampilannya yang penuh kesenangan ala pria.
Majalah pun menjadi sesuatu yang eksklusif dan dikhususkan bagi komunitas tertentu. Mahalnya harga majalah membuat tak semua orang dapat mengakses majalah. Hanya orang-orang tertentu yang bisa menikmati majalah. Ibarat hotel bintang lima yang dibayar mahal oleh penginap, majalah memberikan fasilitas yang memadai bagi pembacanya. Lihat saja bagaimana kualitas kertas dan layout dari sebuah majalah.
Selain itu, majalah pun kerap memberikan interpretasinya terhadap suatu peristiwa. Hal ini tentu saja memberikan nilai plus dan kemudahan bagi pembaca. Pembaca mendapatkan sudut pandang baru. Meskipun berbau kepentingan tertentu, pembaca menjadi lebih kaya akan sudut pandang terhadap sebuah peristiwa daripada pembaca koran yang mesti susah payah menginterpretasikan sebuah peristiwa. Satu hal yang perlu diingat, pembaca harus tetap kritis terhadap apa yang diberitakan dalam sebuah majalah.
Terlepas dari hal tersebut, melalui tampilannya, majalah berusaha memberikan hiburan sekaligus informasi untuk memenuhi rasa lapar masyarakat akan informasi.

4/09/2012

All About Us (Journalist on Bani Saleh)

All About Us (Journalist on Bani Saleh) 


My new family, anak-anak yang tergabung dalam UKM Jurnalis (sebagian absen karena kesibukan).

Malam ini, setelah melihat hasil design layout majalah, saya ingin bercerita tentang "kami".
Menjadi bagian dari anak-anak berprestasi dan luar biasa hebat seperti mereka adalah sebuah kebanggaan. Saya sangat bahagia bisa menjadi "Ibu-Kakak-Sahabat" bagi mereka semua.

Ini memang pengalaman perdana bagi saya untuk membina sebuah organisasi kemahasiswaan. Tapi saya yakin, tidak ada yang tidak bisa kita lakukan bila kita bersungguh-sungguh. Meski belum genap 1 bulan berdiri, UKM Jurnalis yang lahir sejak tanggal 16 Maret 2012, saat ini sudah berada pada tahap penerbitan perdana majalah kampus. Kami beri nama "Original" (Majalah Kampus STMIK Bani Saleh).

Jika ada yang bertanya mengapa kata "Original" dipilih sebagai nama majalah kampus?? Simple saja jawabannya adalah kami pilih,, (loh?? bukan itu,, hehe) maksudnya adalah karena kami ingin memberi tahu kepada semua orang yang membacanya bahwa inilah "asli" atau "Original" karya kami, karya mahasiswa dan warga STMIK Bani Saleh Bekasi. Hehehe...

Dan untuk ke-5 kalinya, kami berkumpul untuk persiapan penerbitan perdana majalah kampus garapan kami. Dengan ala kadarnya, dan tempat ngumpul di depan Aula pun tidak jadi hambatan bagi kami dalam berkarya. Bukan fasilitas mewah untuk menciptakan prestasi, yang terpenting dalam sebuah organisasi atau komunitas untuk menciptakan prestasi adalah kebersamaan dan komitmen untuk mencapai target prestasi tersebut. Semoga saudara-saudaraku paham dan senantiasa menghargai kebersamaan ini. Amiin.

Dalam waktu kurang dari 1 bulan, kami hampir rampung untuk mencetak majalah perdana kami.

Jujur saja, sangat mengurus energi untuk dapat optimal seperti sampai detik ini. Dengan kesibukan kerja dan rutinitas kuliah untuk teman-teman Jurnalis, saya sangat paham bahwa kendala ini dirasakan bersama.Dan dari 35 orang keluarga baruku, ada diantara mereka yang selalu membuatku kembali bersemangat dan terinspirasi hal-hal unik. Mereka adalah anak-anak "langka" dengan tingkat kreativitas yang "langka" juga,, hehe... Mereka adalah para pejantan tangguhku (cie,,cie..)

Disaat semua orang sudah pulang dan menikmati malam minggu bersama keluarga atau teman dekatnya, tapi mereka memilih tetap bersama untuk menyelesaikan design layout. Heri, Fiqih, Handy dan Enggrit,, two thumbs for U all, my brothers!! d(^_*)b,, I love U all.

Dan selain para pejantan tangguhku, ada dua orang lagi yang sangat menginspirasiku dalam membina UKM ini. Mereka berdua selalu memberikan ide-ide briliyan dan selalu penuh kejutan yang dapat memotivasi kami, khususnya diri saya. Mereka adalah reporter sekaligus editor terbaik yang saya kenal. Thanks banget untuk Mas Adin dan Mas Wira.

Saya memang tidak mungkin menyebutkan satu per satu kisah hebat kita dalam tulisan ini. Setidaknya foto-foto di atas dapat mewakili perjalanan kita selama 24 hari ini. Percayalah saudaraku, tidak ada yang tidak mungkin bisa kita wujudkan. Kuncinya adalah bersungguh-sungguh dalam kebaikan. Tetap SEMANGAT!!! I love U all, so much. hehe...


Salam hormat untuk kalian semua!! Kalian yang terbaik yang saya miliki.
Selamat beristirahat dirumah masing-masing. Sampai jumpa besok.


Sumber : JOURNEY OF LIFE

2/29/2012

Program Perpustakaan E-Book (library program)



Program Perpustakaan E-Book (library program)
Haloo anywhere..
kali ini gw mau share program e-book, sebenernya ini tugas kampus tapi gw disini mau berbagi, gw gakan bercerita panjang lebar karena penjelasannya udah ada semua di bawah ini...


so ejoy to download ...




Pass : FLY4FYA

Kartu nama baruku

Yes akhirnya saya membuat kartu nama, dengan design yang cukup unik.
ini dia.... :

Advertise